(Sajak) Hanya Sebuah Nama

October 5th, 2008 by otherside-gi

Kutorehkan harapan dalam sepenggal kata

Penuh cinta saat dirangkainya menjadi sebuah nama

Tersirat rona bahagia sempurna dari raut mukanya

Karena itu yang selalu kuingat saat bersamanya

Tetapi kini nama itu hanya sekedar nama

yang mungkin telah hilang terhapus pesona dan materi dunia

dan tak ingin diucap lagi karna tertahan luka dan amarah

Tetapi apa sebenarnya arti nama itu…

Begitu istimewakah sampai aku masih mempercayainya

Aku tidak tahu…dan kurasa kaupun tak tahu

Bagaimana bila bertanya dengan pembuatnya

mungkin ia bisa menjawabnya

Tetapi tunggu dulu, hatinya kini sudah ada yang punya

Yang aku rasa itu hanya cinta fatamorgana

Ghia Arya, oktober 2008

(Sajak) Gurauan cinta

August 28th, 2008 by otherside-gi

Aku lihat sesuatu di ujung sana
Terang…sampai mataku terpana dengan sejuta Tanya
Perlahan tanpa pasti aku mendekatinya
Namun semburat silaunya hilang…sekejapnya

Lantas aku mengira ini hanya sebuah fatamorgana
Seperti para pujangga yang berbicara di syair khayalnya
Dalam dimensi ujung gelap itu aku berkata
Apa dan siapa dia sebenarnya
Datang dan pergi seenaknya

Tetapi dia hanya diam disaat Tanya datang
Akupun terdiam menunggu entah darinya
Sekejap suasana dingin, sampai ia berani menampakan dirinya
Samar-samar Aku mulai tahu siapa dia
Ternyata dia itu cinta… 

Ghia arya, Agustus 2008

now open unicall.inc

June 29th, 2008 by otherside-gi

unicall.inc telah resmi buka…
rumah design dan percetakan yang menyediakan fasilitas cetak foto dan design anda sendiri dengan media berupa Kaos, Mug, Piring, Tas, Pin, topi..dll.

unicall juga menyediakan jasa untuk membuat Banner (indoor atau outdoor) , kartu nama, brosur, nota, dll…

jika anda ingin memesan …
contact nomer ini 021-99824260
atau via email arya_pipel@yahoo.co.id

Hormat kami,
unicall.inc
"senyumkan imajinasimu"

Change With Khilafah

June 16th, 2008 by otherside-gi

DEMOKRASI, HAM, dan Humanisme merupakan pandangan lumrah yang
menggiurkan. Faktanya, semua itu hanya alat untuk menyalurkan kepuasan
emosional. Sesungguhnya, jika kita memasuki realitas dunia
perpolitikan, pandangan kita akan bergelimang dengan egomania, yang
dikonfrontasikan dengan benteng-benteng kekuasaan politik dan dinding
tebal birokrasi.

Karenanya, marilah berfikir jernih bahwa ada
kepemimpinan yang lebih tinggi dari demokrasi. Kemauan dan keridhaan
manusia bukan diatas segalanya. Sebuah system akan hancur oleh
pemanjaan terhadap free will (kehendak) masyarakat. Ada sesuatu yang
lebih hakiki, yaitu kepemimpinan islam. Berbagai kepentingan dan tata
nilai masyarakat semestinya menyesuaikan diri dengan aturan islam,
bukan sebaliknya.

Islam menawarkan solusi melalui syariatnya,
yang terlembaga dalam khilafah islamiyah. Sebagai umat islam mari kita
bangun dan perjuangkan tegaknya daulah islam di bumi ini.

ALLAHUAKBAR,